hidup memang tidaklah mudah. seringkalli apa yang kita perjuangkan hingga berdarah-darah, tak kunjung menjadi apa yang kita harapkan. hanya berakhir hampa, penuh dengan kekecewaan. dia yang kau anggap terbaik, nyatanya tak sebaik dalam anganmu. kesetiaan yang kau harap, berakhir dengan pengkhianatan yang pilu.kenyamanan yang ia beri, hanyalah dusta yang ia lakukan demi menutupi tiap kebohongan.
tapi, Percayalaah! Nanti, akan ada seseorang yg memelukmu dlm tiap doa yg ia rapalkan.menyanyikanmu melodi indah bersyair sabda Tuhan. melukis tawa dibibirmu,menciptakan bahagia ditiap" hari yg kau jalani. ialah dia,seseorang yg mampu mnerima busuknya masa lalumu.mengagumi keindahan jiwamu hari ini, membimbingmu mnuju kebaikan. Bersama meraih mimpi dalam satu langkah kaki, menjemput janji kehidupan yg lbh baik. Tak ada penghakiman, apalagi penghinaan. hanya ada cinta, hanya ada kasih. hingga akhirnya kau menyadari, tak pernah kau bayangkan bisa kembali merasakan indahnya jatuh cinta setelah mengecup perihnya hati yang terpatahkan. kembali kau rasakan, bahagia yang kau kira tak akan pernah lagi kau dapatkan.
tetaplah percaya, bahwa Tuhan Maha Baik. meski terkadang, cara yang Ia tunjukkan justru membuat kita berfikir sebaliknya.
Thursday, 14 August 2014
Tetaplah percaya
lepaskan aku
menjalin hubungan cinta, tak selalunya soal cinta dan kenyamanan yang diberi oleh pasangan. tapi juga soal kepercayaan dan tanggung jawab. seperti halnya dengan hubungan kita.
dari awal, kau memang pandai menciptakan kenyamanan didadaku. dengan tingkah dan sikap manismu; yang bagi sebagian orang, hanyalah hal kecil tanpa keistimewaan. tapi justru itulah yang akhirnya membuatku menerima pernyataan cintamu; menerima ajakanmu untuk bersama melalui hari, menciptakan bahagia. semua terasa indah. tiap kecupan hangat, belaian lembut jari-jari tanganmu, kencan manis kita, nyanyian kecil ditengah kebersamaan, dan bulan purnama serta langit berbintang yang pernah kita tatap. semua terlalu indah jika hanya untuk sekedar diingat.
tapi apalah daya, kenyamanan itu perlahan mulai hilang. saat sesuatu dari luar hubungan kita mengusik ketenanganku. awalnya aku memang tak ingin ambil pusing. tapi nyatanya semua tak semudah itu. 3kejadian yang sama berulang. bertambah lagi dengan sikap protektif dan posesifmu yang mulai tak wajar. entah apa lagi yang harus aku jadikan alasan untuk bertahan denganmu.
aku tahu, kau menyayangiku, menerima apa adanya aku, masa laluku. tapi maaf, aku tak bisa melanjutkan semua ini. yang aku butuhkan tak hanya seseorang yang menyayangiku. tak hanya dia yang memberiku kenyamanan. tapi juga dia yang bertanggung jawab dan bisa diandalkan. bisa dipercaya.
kau memang bersikap amat baik dan manis padaku. dengan membawaku ke rumahmu, aku tau kau memang serius menjalani hubungan ini. tapi aku tak bisa. aku tak bisa hidup bersama ketidakjujuranmu. bersama tiap kebenaran yang kau sembunyikan dariku. berubahlah!! bukan demi aku.tapi demi hidupmu, masa depanmu. percayalah!! nanti, akan datang padamu seseorang yang jauh lebih menyayangimu dari pada aku. yang akan lebih membahagiakanmu. melukis tawa di bibirmu. dan tak hanya sekedar singgah untuj menorehkan luka dihatimu, sepertiku. lepaskan aku. lepaskan kita, lepaskan sgala cerita, mimpi dan janji yang pernah kita buat. kembali pada aku dan kamu. meski tak lagi kita. tak lagi teman, apa lagi pasangan. jalanilah hidupmu dengan lebih baik.
terimakasih untuk segalanya
Sunday, 10 August 2014
genggamlah sewajarnya
dalam sebuah relationship, pasti lah udah gak asing lagi dengan istilah possesif dan protectif. kalo buat aku sih, protektif dan possesif itu tanda sayang, gak mau kehilangan. jadi wajar saja, dan itu adalah tanda hubungan yang sehat; sepanjang possesif dan protektifnya itu gak lebay.
possesif lebay itu, misalnya si dia ngebatesin kita dalam bergaul dan bersosialisasi. nggak boleh SMSan ato BBMan sama lawan jenis kecuali dia dan keluarga. kan ngerugiin banget sih. baru juga pacaran! kalo udah nikah sih gapapa yaa. secara hidup yaa udah cuma buat pasangan dan anak. kan pasangan yang udah menafkahi. kalo masih sbatas pacaran yang suatu hari bisa aja putus, hidup itu terlalu berharga buat dilewatin hanya dengan pasangan tanpa sahabat dan teman.
naaah kalo protektif lebay itu, misalnya tiap mau kemana-mana kudu laporan sama pacar. kudu jelas ngapainnya dan sama siapa. nggak bales setengah jam langsung digegerin ngapain aja, kenapa gak bales, ujung-ujungnya ribut dan dituduh ini itu. pfftttttt kan malesin
kalo mulai over gitu, kita kan jadi males yaaah. lama-lama jadi nggak nyaman, konflik terus-terusan, akhirnya bubar deeh. ngejaga relationship itu gampang-gampang susah. ibarat ngegenggam pasir, kita kudu ngegenggam dengan benar. kalo terlalu kuat, ia kam lepas secara perlahan. kalo ngegenggam terlalu longgar, ia juga akan lepas. jadi kuncinya adalah, genggamlah dengan penuh perasaan, sewajarnya dan senyamannya. agar ia kerasan tinggal dalam genggamanmu, tanpa rasa tersiksa apalagi ingin lepas.
Skripsi ini membunuhku
dulu, aku pikir ngerjain skripsi itu gampang-gampang susah. asal ada smangat dan usaha. sekarang, aku ngerasain gimana susahnya ngerjain skripsi setengah mati. yang bikin susah itu, ngilangin males sama ntar ntarnya. nyari judul juga gitu. berkali-kali ke perpus tapi cuma ngehasilin hampa. pfttttt
kalo bisa diganti dengan kuliah 24sks, sumpah aku rela!! aku lebih suka kuliah dari pada anggur-angguran kek gini. dibadan nggak enak, stress pulak!! pffttttt kalo kuliah kan sesusah-susahnya masih bisa diselesein dengan belajar yang rajin. nah skripsi?! errgghhhh
ibarat anak itik niih, kuliah itu kek disuapin makanan. kita tinggal ngunyah, ngerasain terus nelen. udaah. nah skripsi?! ibaratnya kita udah biasa disuapin, terus disuruh nyari makan sendiri di tengah padang pasir yang gersang dan tandus. susaah atuh!!
tapi yaaa gimana. mau nggak mau, bisa nggak bisa skripsi kudu diselesein. apa lagi emak sama babeh n keluarga besar lainnya udah nanyain kapan selesei. pftttt laapo dikiranya ngerjain skripsi itu gampang?! -_____-"
yang bikin makin tertekan itu yaa gaess, setaun ngisi skripsi di KRS tapi masih stuck di satu titik. belom maju ke mana-mana.hanjess!! bukan saking malesnya, tapi saking seringnya nunda. ntar ahh, abis ini ahh, fokus ini dulu ahh, dll. pffttttt ini rugi banget!! aseli!!! ehhh skarang niih, tau-tau yang laen udah pada sidang ajaah. mamaaahhhh!!! aku pengen cepet-cepet sidaang jugaaa!! tapi masih belom dapet judul jugaaa -______- aku kudu piyee laaahhh *tears
okelaaahh!! aku kudu semangat!! aku kudu usaha, gak boleh males gak boleh ngeluh gak boleeh nyerah!! skripsi on fire!! doakan aku ya gaes, semoga cepet lulus cepet kerja cepet kawin!! wk
MARI SEMANGAT!!!!
Friday, 27 June 2014
Dear Mantan Terakhirku
Mengganti nomor pribadi, nyatanya tidaklah cukup sukses menjauhkan aku dari segala kenang tentangmu. Aku tak pernah bisa menolak hadirmu dalam tidur malamku. Sgala hal yang ku lihat, ku dengar dan aku lakukan slalu saja berisi penuh bayang ingatan bersamamu. Semenyebalkan itukah sgala kenang bersamamu?! Terus menyakiti rasa dalam dadaku.
Aku tak menginginkan ini. Aku ingin ketenangan, bukan merasakan getirnya kenangan. Aku ingin semua berakhir, Tuhan. Seperti asa bersamanya, dulu.
Saturday, 21 June 2014
Kebahagiaan Bunga Sakura
image source : google n instagram















