Sunday, 21 October 2018

Serba-serbi musim gugur di Jepang

Posted by Nana W at 15:53 2 comments
Musim gugur adalah salah satu musim yang paling dinantikan di negara dengan empat musim, salah satunya Jepang. Musim gugur atau dalam bahasa Jepang disebut ็ง‹ aki biasanya datang sekitar awal bulan September dan berakhir di bulan November.  Peralihan dari musim panas ke musim gugur biasanya ditandai dengan hujan yang terus menerus turun hingga beberapa minggu lamanya. Kemudian di susul dengan mekarnya ๅฝผๅฒธ่Šฑ Higanbana atau Red Spider Lilly di sepanjang jalan dekat persawahan.









 bunga ini mekar sekitar 1 minggu,kemudian layu, mati dan menghilang. Bunga selanjutnya yang mekar adalah bunga kosmos (mirip merk mejikom di rumah ๐Ÿ˜)



















Saat bunga kosmos mekar, angin bertiup cukup kencang dan udara pun sudah mulai dingin. Baju-Baju tipis, celana pendek dan daster serta tengtop mulai masuk koper dan diganti dengan baju yang panjang dan lebih tebal. Kosmos mulai berlalu, kemudian muncullah bunga liar berwarn Kuning yang aku nggak tau apa namanya. (plis jangan bilang suruh kenalan). Munculnya bunga ini biasanya bebarengan dengan ilalang yang foto'able.





















Adakah buah khas musim gugur? Jawabannya... TENTU SAJA ada!! Buah khas musim gugur adalah buah kaki atau dalam bahasa Indonesia kesemek. Buah ini berwarna kuning orange saat mulai masak, dan merah saat benar-benar masak. Saat masig berwarna kuning orange, buahnya gurih kayak apel, dan rasanya manis. Sementara kalo udah merah mirip tomat. Lembek dan kalo menurutku nggak enak. Pohon buah ini ada di hampir seluruh Jepang. Untuk buah yang berbentuk lonjong, biasanya akan diawetkan saat masih berwarna kuning orange. Yaitu dengan dikupas, dikeringkan, lalu dibungkus dengan wrap per bijinya, kemudian di simpan dalam freezer. Cocok untuk musim panas. Olahan ini dalam bahasa Jepang disebut ๅนฒใ—ๆŸฟ hoshigaki atau buah kaki yang dikeringkan















Lalu? Apa yang paling dinantikan dari musim gugur? Tentuu saja adalah momen ''momiji'' di penghujung musim gugur. Apa itu momiji? Momiji adalah sebutan untuk daun maple yang memerah. pada musim gugur daun maple akan berubah warna dari hijauh ke kuning, orange, dan pada puncaknya akan benar-benar merah atau disebut ็œŸใฃ่ตค makka. Setelah udara kian dingin, daun maple akan gugur dan musim dingin pun datang.

















Selain momiji ada juga tanaman yang disebut ginko. Saat musim gugur, seluruh daunnya akan berubah menjadi warna kuning. Saat berada di satu tempat dengan daun momiji, gradasi warnanya bener-bener memanjakan mata.


















Ohh!! Hampir lupa. Tanaman ter Wagelaseeeeehhhh lain saag musim gugur adalah KOKIA. Kokia tuh sejenis rumput (i think) berbentuk bulat kayak rambutnya Trolls. Saat musim panas kokia tumbuh berwarna hijau,dan kemudian berubah menjadi agak orange, kemudian pink, pink kemerahan dan berakhir dengan warna kecoklatan.



















Okeeehhh sekian cerita tentang musim gugur di Jepang. Semoga bisa bermanfaat buat temen-temen semua. Barangkali ada kritik dan  saran atau pertanyaan atau apapun yang pengen ditau, sila tulis di komen yaaa. Aku akan dengan senang hati membaca dan menerimanya. Terimakasiiih ๐Ÿค—๐Ÿค—

*note: beberapa foto diambil dari Instagram dengan tag sesuai nama dalam gambar


Friday, 19 October 2018

Kata Sifat Na dalam bahasa Jepang

Posted by Nana W at 20:22 0 comments
Postingan kali ini aku akan apdet tentang kata sifat na atau ใช-ๅฝขๅฎน่ฉž  na keiyoushi. Penggunaan kata sifat na bisa langsung menempel pada kata benda di belakangnya. Misal tempat yang ramai 
Tempat: ๆ‰€ (ใจใ“ใ‚.tokoro)
Ramai : ่ณ‘ใ‚„ใ‹ (ใซใŽใ‚„ใ‹.nigiyaka)
Jika digabungkan menjadi ่ณ‘ใ‚„ใ‹ใชๆ‰€ (ใซใŽใ‚„ใ‹ใชใจใ“ใ‚. Nigiyaka na tokoro)
Okeeh cuzzz langsung ke beberapa kata sifat na yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari

ๅฅฝใ (ใ™ใsuki) suka 
ๅนธใ›(ใ—ใ‚ใ‚ใ› shiawase) bahagia 
ไธŠๆ‰‹ (ใ˜ใ‚‡ใ†ใš jouzu) mahir, terampil
ไธ‹ๆ‰‹(ใธใŸ heta) tidak mahir, tidak terampil
ๅคงๅค‰ (ใŒใ„ใธใ‚“ taihen) berat, keras (untuk pekerjaan dll)
่ฆชๅˆ‡ (ใ—ใ‚“ใ›ใค shinsetsu) ramah 
ๅค‰ (ใธใ‚“ hen) aneh 
ๅ…ƒๆฐ— (ใ’ใ‚“ใ genki) sehat,kuat, bersemangat 
ๆš‡ (ใฒใพhima) senggang 
็ด ๆ•ต (ใ™ใฆใ suteki) cantik, keren (misal desain dll)
ไธๆ€่ญฐ (ใตใ—ใŽ fushigi) aneh, ajaib
่‰ฒใ€… (ใ„ใ‚ใ„ใ‚ iroiro) bermacam-macam
ๅคงไธˆๅคซ (ใ ใ„ใ˜ใ‚‡ใ†ใถ daijoubu) ok, aman, baik, tidak apa-apa
ไธˆๅคซ (ใ˜ใ‚‡ใ†ใถ joubu) kuat 
่ฑŠใ‹ใ‹ ( ใ‚†ใŸใ‹ yutaka) kaya 
็„ก็† (ใ‚€ใ‚Š muri) tidak mungkin, memaksakan 
ๅฟƒ้… (ใ—ใ‚“ใฑใ„ shinpai) khawatir, cemas 
ๆ–ฐใŸ (ใ‚ใ‚‰ใŸ arata) segar, fresh (misal ikan sayur)
ๅๅˆ† (ใ˜ใ‚…ใ†ใถใ‚“ juubun) cukup 
ใ ใ‚ (ใ ใ‚ dame) not good,  tidak boleh 
ๅฑ้™บ (ใใ‘ใ‚“ kiken) bahaya 
ๅฎ‰ๅ…จ (ใ‚ใ‚“ใœใ‚“ anzen) aman 
่ณ‘ใ‚„ใ‹ (ใซใŽใ‚„ใ‹ nigiyaka) ramai 
้™ใ‹ (ใ—ใšใ‹ shizuka) sepi, sunyi
ไพฟๅˆฉ (ในใ‚“ใ‚Š benri) praktis 
ๅฟ…่ฆ (ใฒใคใ‚ˆใ† hitsuyou) diperlukan, penting 
ๅคงๅˆ‡ ( ใŸใ„ใ›ใค taisetsu) penting 
้‡่ฆ (ใ˜ใ‚…ใ†ใ‚ˆใ† juuyou) berharga
็ˆฝใ‚„ใ‹(ใ•ใ‚ใ‚„ใ‹ sawayaka) menyegarkan 
็ฐกๅ˜ (ใ‹ใ‚“ใŸใ‚“ kantan) mudah 
ๆฅฝ (ใ‚‰ใ raku) mudah, nyaman, menyenangkan
ๅซŒ(ใ„ใ‚„ iya) tidak suka,benci
่ค‡้›‘(ใตใใ–ใค fukuzatsu) rumit
้ฉๅฝ“ (ใฆใใจใ† tekitou) tepat 
ๆญฃ็›ด (ใ—ใ‚‡ใ†ใ˜ใ shoujiki) jujur 
ไธๅฏง (ใฆใ„ใญใ„ teinei) sopan 
 ้‚ช้ญ” (ใ˜ใ‚ƒใพ jama) mengganggu 
็œŸ้ข็›ฎ (ใพใ˜ใ‚ majime) rajin 
้ซ˜ไพก (ใ“ใ†ใ‹ kouka) megah 
้‡‘ๆŒใก (ใ‹ใญใ‚‚ใก kanemochi) kaya, tajir 
็‰นๅˆฅ (ใจใในใค tokubetsu) khusus 

Selain kosakata di atas, terdapat beberapa kosakata lain yang menjadi pengecualian. Meski berakhiran i, namun kosakata ini masuk ke dalam daftar kata sifat na karena beberapa di antaranya bukan akhiran i yang melekat, namun susunan kanjinya yang berbunyi i. Yaitu
็ถบ้บ— (ใใ‚Œใ„ kirei) cantik
ๅพ—ๆ„ (ใจใใ„ tokui) ahli
ๆœ‰ๅ (ใ‚†ใ†ใ‚ใ„ yuumei) terkenal

ๅซŒใ„ (ใใ‚‰ใ„ kirai) benci , tidak suka 

Wednesday, 17 October 2018

Kata Sifat i dalam bahasa Jepang

Posted by Nana W at 15:35 0 comments
Kata sifat adalam bahasa Jepang masuk ke dalam kelas kataๅฝขๅฎน่ฉž keiyoushi. Kelas kata ini berisi ๏ฝฒ-ๅฝขๅฎน่ฉž atau kata sifat i dan ใช-ๅฝขๅฎน่ฉž na-keiyoushi atau disebut juga ๅฝขๅฎนๅ‹•่ฉž keiyoudoushi. 
Beberapa kata sifat i yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari di antaranya  
่‰ฏใ„ (ii/yoi) bagus, baik ใ„ใ„, ใ‚ˆใ„
ๆ‚ชใ„ (warui) jelek ใ‚ใ‚‹ใ„
ๅ„ชใ—ใ„ (yasashii) baik hati ใ‚„ใ•ใ—ใ„
ๆ–ฐใ—ใ„ (atarashii) baru ใ‚ใŸใ‚‰ใ—ใ„
ๅคใ„ (furui) lama/usang ใตใ‚‹ใ„
ๆ˜Žใ‚‹ใ„(akarui) terang ใ‚ใ‹ใ‚‹ใ„
ๆš—ใ„ (kurai) gelap ใใ‚‰ใ„
้ซ˜ใ„ (takai) mahal,tinggi ใŸใ‹ใ„
ไฝŽใ„ (hikui) rendah ใฒใใ„
ๅฎ‰ใ„ (yasui) murah ใ‚„ใ™ใ„
่ฆชใ—ใ„ (shitashii) dekat, akrab ใ—ใŸใ—ใ„
ๅคšใ„ (ooi) banyak ใŠใŠใ„
ๅฐ‘ใชใ„ (sukunai) sedikit ใ™ใใชใ„
ๆ—ฉใ„ (hayai) cepat ใฏใ‚„ใ„
้…ใ„ (osoi) lambat, lelet ใŠใใ„
้€Ÿใ„ (hayai)  cepat untuk speed ใฏใ‚„ใ„
ๅคงใใ„ (ookii) besar ใŠใŠใใ„
ๅฐใ•ใ„ (chiisai) kecil ใกใ„ใ•ใ„
้›ฃใ—ใ„ (muzukashii) sulit ใ‚€ใšใ‹ใ—ใ„
ๆ˜“ใ—ใ„ (yasashii) mudah ใ‚„ใ•ใ—ใ„
็พŽใ—ใ„ (utsukushii) indah ใ†ใคใใ—ใ„
ๆš–ใ‹ใ„ (atatakai) hangat untuk benda ใ‚ใŸใŸใ‹ใ„
ๆธฉใ‹ใ„ (atatakai) hangat untuk cuaca ใ‚ใŸใŸใ‹ใ„
ๅฏ’ใ„ (samui) dingin untuk cuaca ใ•ใ‚€ใ„
ๅ†ทใŸใ„ (tsumetai) dingin untuk benda ใคใ‚ใŸใ„ 
ๆš‘ใ„ (atsui ) panas untuk cuaca ใ‚ใคใ„
็†ฑใ„ (atsui) panas untuk benda ใ‚ใคใ„
ๅŽšใ„ (atsui) tebal ใ‚ใคใ„
้‡ใ„ (omoi) berat ใŠใ‚‚ใ„
่ปฝใ„ (karui) ringan ใ‹ใ‚‹ใ„
ๅฏๆ„›ใ„ (kawaii) manis, lucu, imut ใ‹ใ‚ใ„ใ„
ๆฑšใ„ (kitanai) kotorใใŸใชใ„
ๅบƒใ„ (hiroi) luasใฒใ‚ใ„
็‹ญใ„ (semai) sempit ใ›ใพใ„
ๅฏ‚ใ—ใ„ (sabishii.samishii) sedih, kesepian ใ•ใณใ—ใ„. ใ•ใฟใ—ใ„
ๅŽณใ—ใ„ (kibishii) keras untuk watak, disiplin ใใณใ—ใ„
ๆฅฝใ—ใ„ (tanoshii) menyenangkan ใŸใฎใ—ใ„
่ฉฐใพใ‚‰ใชใ„ (tsumaranai) membosankan ใคใพใ‚‰ใชใ„
้ ใ„ (tooi) jauh ใจใŠใ„
่ฟ‘ใ„ (chikai) dekat ใกใ‹ใ„
ๅผทใ„(tsuyoi) kuat, kencang (misal angin) ใคใ‚ˆใ„
ๅผฑใ„ (yowai) lemah ใ‚ˆใ‚ใ„
้•ทใ„ (nagai) panjang ใชใŒใ„
็Ÿญใ„ (mijikai) pendek ใฟใ˜ใ‹ใ„
ๅคชใ„ (futoi) tebal, gemuk ใตใจใ„
็ดฐใ„ (hosoi) tipis ใปใใ„
็ดฐใ‹ใ„ (komakai) lembut, kecil-kecil, receh ใ“ใพใ‹ใ„
้ข็™ฝใ„ (omoshiroi) menarik ใŠใ‚‚ใ—ใ‚ใ„
็…ฉใ„ (urusai) berisik, bising ใ†ใ‚‹ใ•ใ„
็—›ใ„ (itai) sakit ใ„ใŸใ„
่’ธใ—ๆš‘ใ„ (mushiatsui) panas lembab ใ‚€ใ—ใ‚ใคใ„
ๆถผใ—ใ„ (suzushii) sejuk ใ™ใšใ—ใ„
ๅฌ‰ใ—ใ„(ureshii) senang, gembira ใ†ใ‚Œใ—ใ„
ๆ‚ฒใ—ใ„ (kanashii) sedih ใ‹ใชใ—ใ„
ๆฅใšใ‹ใ—ใ„ (hazukashii) malu ใฏใšใ‹ใ—ใ„
ๅฟ™ใ—ใ„ (isogashii) sibuk ใ„ใใŒใ—ใ„
่ฒงใ—ใ„ (mazushii) miskinใพใšใ—ใ„
่‹ฆใ—ใ„ (kurushii) menderita ใใ‚‹ใ—ใ„
่‹ฅใ„ (wakai) muda ใ‚ใ‹ใ„
็„กใ„ (nai) tidak ada ใชใ„
ๆญฃใ—ใ„ (tadashii) benar ใŸใ ใ—ใ„
ๆ€–ใ„ (kowai) takut ใ“ใ‚ใ„
ๅฏ็ฌ‘ใ—ใ„ (okashii) aneh, lucu ใŠใ‹ใ—ใ„
็ใ—ใ„ (mezurashii) langka ใ‚ใšใ‚‰ใ—ใ„
ๆทฑใ„ (fukai) dalam deepใตใ‹ใ„
ๆต…ใ„ (asai) dangkal ใ‚ใ•ใ„


Rasa dalam makanan
็”˜ใ„ (amai) manis ใ‚ใพใ„
้…ธใฃใฑใ„(suppai) asam, kecut ใ™ใฃใฑใ„
่พ›ใ„(karai) pedas ใ‹ใ‚‰ใ„
่‹ฆใ„(nigai) pahit ใซใŒใ„
ๅกฉ่พ›ใ„ (shiokarai) asin ใ—ใŠใ‹ใ‚‰ใ„
็พŽๅ‘ณใ„ (umai) enak, sedap, nikmat ใ†ใพใ„
็พŽๅ‘ณใ—ใ„ (oishii) enak ใŠใ„ใ—ใ„
ไธๅ‘ณใ„ (mazui) tidak enak ใพใšใ„
ๆฟƒใ„ (koi) pekat, kental ใ“ใ„
่–„ใ„(usui) tipis, encer ใ†ใ™ใ„
็กฌใ„ (katai) keras, alot ใ‹ใŸใ„
ๆŸ”ใ‚‰ใ‹ใ„ (yawarakai) lembut,tidak alot ใ‚„ใ‚ใ‚‰ใ‹ใ„

Warna
็™ฝใ„ (shiroi) putih ใ—ใ‚ใ„ 
่ตคใ„ (akai) merah ใ‚ใ‹ใ„
้ป’ใ„ (kuroi) hitam ใใ‚ใ„
้’ใ„ (aoi) biru ใ‚ใŠใ„



Sekian apdetan hari ini. Jangan lupa di hafal yaaaa 

Sunday, 7 October 2018

Benar Ikhlaskah niat hatimu?

Posted by Nana W at 17:00 0 comments



Sisa -sisa rona jingga di ufuk barat masih terlihat, meski hari perlahan mulai gelap. Musim gugur membuat siang mulai terasa begitu singkat dan malam mulai panjang. Di tempat duduk yang sama selama 15bulan, aku menatap ke luar jendela mobil yang terus melaju dalam nanar. Aku tersesat dalam duniaku sendiri. Pikiran-pikiran tentang kejadian hari ini terus membayangiku. Hingga air mata tanpa terasa mulai deras membasahi pipi. 
Aku tak pernah menyesali atas segala kebaikan ataupun niat baik yang kulakukan. Aku hanya anak manusia yang seringkali memilih mengikuti naluri dan kata hati daripada akal pikiran. Hari ini, otakku memberi sinyal untuk tetap diam. Tak perlu berkata apapun. Karna ia paham, tombak tajam siap meluncur dari lidah seseorang. Tapi, kata hati memberi respon yang berlainan. Ia mengatakan, lakukan apa yang menurut hati kecilmu baik. Bukankah Tuhan Maha Tahu apa yang ada dalam hatimu?! 
Tanpa berpikir panjang, lidah ini pun mengucap kata-kata yang sesuai bisikan hati. Ini bukanlah hal yang besar. Hanya perkara ''memberi tahu''. Hingga dua detik kemudian rasanya aku ingin menyesali yang kulakukan sebelumnya. Ucapan tajam itu tepat mengenai ulu hati. Hingga membuat mataku tiba-tiba terasa panas. 
Dua jam berlalu. Perlahan akupun berusaha menerima semuanya dengan hati lapang. Tak akan kusesali setiap hal yang kulakukan dengan niat baik. Terlepas dari bagaimana respon orang lain terhadapku. Karna aku menyadari satu hal. Ketulusan dan keikhlasan akan terasa justru saat datang respon  yang berlawanan. Benarkah aku memiliki niat tulus? Ataukah hanya basa-basi brengsek? Atau hanya sekedar mencari nilai baik di mata orang lain? 
Semoga Tuhan tak pernah lelah menuntunku  agar tetap melangkah di jalan kebaikan. Semoga Tuhan senantiasa mengisi hatiku dengan rasa tulus, ikhlas dan cinta kasih. Aku tak menginginkan kebaikan dari orang lain. Tapi aku ingin Tuhan senantiasa melimpahiku kebaikan dari benih kebaikan yang kutanam sendiri. 


Dua puluh menit setelah kelar nulis ini, tiba-tiba aku ketawa. Ngetawain diri sendiri. Ngapain sampe nangis-nangis nggak jelas?! Dasar baperan apa emang cengeng?! ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Saturday, 6 October 2018

Sesal akan sebuah temu?

Posted by Nana W at 08:49 0 comments
Di suatu malam yang pekat, senyap, dan dingin perbincangan hangat bersama ibu lewat sambungan telefon membuat sepi sekejap hilang. Tak ada hal yang istimewa dalam perbincangan itu. Hanya perbincangan ringan seputar aktivitas sehari-hariku, pun ibu. Tapi, tiba-tiba ibu bertanya. ''Pernah nggak sih ngerasa nyesel ke Jepang? Nyesel ketemu orang-orang?''. Sejenak aku berusaha mencerna pertanyaan ibu. Kemudian berusaha menyusun kata-kata yang tepat agar ibu tak cemas memikirkanku di sini. 
Seiring berjalannya waktu, aku bertemu orang-orang dengan berbagai ciri khasnya. Aku tak ingin menyebut itu sebagai karakter. Karna aku takut salah menilai, lantaran ketidakpandaian dalam mengenali sifat orang lain. Tentang pertanyaan ibu, aku berhasil menjawabnya. dengan perlahan aku memberikan penjelasan, berusaha tak memberikan nilai buruk tentang orang lain. Agar ibu tak perlu khawatir dengan keadaanku di sini. Meski aku tau, ibu memahamiku lebih dari siapapun di dunia ini, terlebih atas hal-hal yang tak kuungkapkan. 
Ibu, terkadang kita harus merasakan sakit agar bisa mensyukuri bagaimana nikmatnya sehat. Terkadang, kita harus mencecap perihnya kehilangan agar bisa lebih menghargai apa yang kini masih dalam genggaman. Begitulah yang aku pahami setelah berada di sini. Setelah berbagai kejadian yang kualami. Setelah berbagai keadaan yang kulalui. Jika bukan karena mereka, anak ibu yang manja ini takkan pernah tau bahwa hidup penuh dengan perjuangan. Bagaimana pada akhirnya Nana yang penakut ini berusaha tetap tegar melawan ketakutannya berteman sepi dan sendiri. Hingga pada akhirnya, Nana yang tak pernah bisa mendongakkan kepalanya, kini bisa sedikit menampakkan dirinya. Nana yang kini tak bergantung pada siapapun di negeri antah berantah bernama Jepang. Jika bukan karena hantaman-hantaman di sini, mungkin aku nggak bakal lebih dekat sama ibu, lebih dekat dengan Tuhan. Berkat semua hal yang terjadi di sini juga, aku berusaha memperbaiki diri. Bagaimana berpikir, bersikap dan  bertindak dengan tak hanya sekedar berpegang pada perasaan. Bahwa pada akhirnya, aku menjadi lebih realistis dalam menjalani hidup.
Apakah aku sakit hati? Apakah aku dendam? Sakit hati tentulah pernah kurasakan. Tapi aku nggak akan membawanya dengan berlarut-larut. Sementara dendam? Sama sekali nggak kupikirkan. Aku selalu meyakini bahwa Tuhan menempatkan kita pada suatu keadaan bukan tanpa tujuan. Aku selalu berusaha menerima semuanya dengan hati  lapang. Berusaha tetap berprasangka baik, meski pada kenyataannya hal-hal yang terjadi justru menunjukkan yang sebaliknya. Aku tak ingin menghancurkan kebaikan dalam hati dan pikiranku yang susah payah ditanam oleh ibuku dengan rasa benci, amarah dan dendam. Aku hanya ingin menjadi baik. Menjadi pribadi yang lebih baik. Menjadi Nana yang lebih baik dari Nana yang sebelum ke Jepang. Aku ingin menghabiskan sisa hidupku dengan kebaikan, ingin memiliki usia, ilmu dan juga pengalaman yang bermanfaat  bagi orang lain. Segala duka hanyalah proses pembelajaran yang pada akhirnya mendewasakanku dalam bersikap, berpikir dan bertindak. 
Ibu, tak perlu khawatir lagi. Aku bisa menjaga diriku dengan baik. Melindungi pergaulanku dengan baik. Pun Mempertahankan dan menambah nilai-nilai kebaikan dalam diri seperti yang ibu selalu ajarkan padaku. Ibu, aku baik-baik saja. Dan akan selalu begitu. Sepanjang doa dan kasih ibu masih menyertaiku, tak ada yang benar-benar perlu dikhawatirkan. 
 

Tumpah Ruah Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting